Abstract
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan proses perencanaan pembangunan di daerah, khususnya pada era otonomi daerah yang menekankan pendekatan partisipatif. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis proses perencanaan pembangunan partisipatif oleh BAPPEDA Kota Pematang Siantar di Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat. Fokus penelitian diarahkan pada sejauh mana BAPPEDA mampu melibatkan masyarakat, mengoordinasikan lintas sektor, serta mewujudkan perencanaan yang inklusif dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap aparatur BAPPEDA, tokoh masyarakat, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta pemangku kepentingan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan pembangunan partisipatif oleh BAPPEDA Kota Pematang Siantar telah berjalan melalui mekanisme Musrenbang, namun belum sepenuhnya optimal. Partisipasi masih bersifat mobilisasi, kurangnya umpan balik, dan masih ada dominasi teknokratis BAPPEDA dalam pengambilan keputusan akhir, serta koordinasi lintas-sektor yang perlu ditingkatkan.
Cite
CITATION STYLE
Hombing, T. S., & Nur, S. H. (2025). Analisis Perencanaan Pembangunan Partisipatif oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Kelurahan Parhorasan Nauli Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematang Siantar. SAJJANA: Public Administration Review, 3(02), 39–47. https://doi.org/10.32734/sajjana.v3i02.23500
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.