Pengembangan Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur dan Akuaponik Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) sebagai Solusi Usaha Pertanian di Lahan Terbatas

  • Lakshitarsari K
  • Romadhoni M
  • Suryanti V
N/ACitations
Citations of this article
76Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pandemi Covid-19 mempunyai pengaruh terhadap ekonomi warga masyarakat, terutama bagi warga yang hanya bergantung pada penghasilan harian. Salah satu cara untuk meringankan beban ekomoni warga akibat dampak pandemi Covid-19 adalah memberdayakan masyarakat untuk menerapkan konsep kawasan rumah pangan lestari agar mengoptimalkan lahan pekarangan. Kegiatan ini mengenalkan budidaya tanaman sayuran dan ikan dengan vertikultur dan akuaponik budikdamer (budidaya ikan dalam ember). Tujuannya adalah untuk membantu mewujudkan kemandirian pangan dan gizi keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena adanya peluang bisnis dari kegiatan budidaya tanaman sayuran dan ikan di pekarangan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu sosialisasi/penyuluhan, pelatihan dengan pendampingan perakitan instalasi vertikultur dan akuaponik budikdamer serta pendampingan pemeliharaan tanaman dan ikan. Kegiatan pengabdian ini mendapat respon yang positif dan antusiasme dari warga masyarakat. Masyarakat telah merasakan manfaat dari kegiatan ini baik dari segi ekonomi mapun estetika. Kata kunci: akuaponik; budidaya ikan dalam ember; lahan terbatas; sayuran; vertikultur

Cite

CITATION STYLE

APA

Lakshitarsari, K. P., Romadhoni, M. H., & Suryanti, V. (2022). Pengembangan Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur dan Akuaponik Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) sebagai Solusi Usaha Pertanian di Lahan Terbatas. SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni Bagi Masyarakat), 11(2), 139. https://doi.org/10.20961/semar.v11i2.51437

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free