Abstract
Menghadap Kiblat adalah persyaratan yang sah dalam sholat. Dalam beberapa literatur astronomi baru-baru ini disebutkan bahwa makna arah kiblat adalah jarak terdekat dengan Ka'bah. Dalam buku-buku literatur fiqh dan juga astronomi klasik tidak disebutkan arti arah kiblat sebagai jarak terdekat dengan Ka'bah (Mekkah). Kata kiblat dalam ayat tentang ini berarti "shatrah" dan "jihah" dimana keduanya memiliki nuansa menghadap ke arahnya, tanpa menunjukkan apakah arah yang terdekat atau terjauh. Makalah ini mengeksplorasi konsep makna jarak terdekat dalam menentukan arah menghadap kiblat. Artinya pencarian mulai dari arah kiblat yang didominasi oleh fuqoha’ diikuti dengan makna menghadap arah kiblat oleh astronom pada zaman Nabi sampai astronom hari ini. Dalam pencarian itu akan dicari sejak saat muncul istilah arah kiblat sebagai jarak terdekat dan siapa di dalam komunitas ilmiah tersebut.
Cite
CITATION STYLE
Qulub, S. T. (2018). Konsep Jarak Terdekat dalam Menghadap Kiblat. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 20(1), 1–25. https://doi.org/10.15642/alqanun.2017.20.1.1-25
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.