Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan inkuiri dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis kelas IV sekolah dasar. Secara khusus, penelitian ini ingin mengetahui bagaimana implementasi pendekatan inkuiri dalam pembelajaran matematika serta dampaknya terhadap perkembangan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design yang melibatkan dua kelas IV Sekolah Dasar, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan pendekatan inkuiri dalam pembelajaran matematika, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan berpikir kritis berbasis soal cerita operasi hitung dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Information dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-2 sampel , dan perhitungan gain score untuk mengetahui efektivitas peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil dari uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,003 (<0,05), yang dimana terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Mean Rank kelompok eksperimen (18,58) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (18,58), dengan ini menunjukkan bahwa pendekatan inkuiri efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa yang dimana sejalan dengan teori Gestalt (Koffa).
Cite
CITATION STYLE
Sati Aminah, & Bramianto Setiawan. (2025). Implementasi Pendekatan Inkuiri dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Sekolah Dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(4 Nopember), 7249–7258. https://doi.org/10.58230/27454312.2959
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.