Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi literasi sains konteks Kesehatan dan penyakit dalam kurikulum pendidikan sains berdasarkan kompetensi dasar dan isi modul pembelajaran jarak jauh pada mata pelajarn IPA sekolah menengah pertama di Indonesia. Modul yang dianalisi adalah modul yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia melalui kementrian Pendidikan dan kebudayaan Indonesia yang dikelaurakan pada tahun 2021 yang bertujuan memfasilitasi pembelajaran jarak jauh selama pandemic Covid19. Metode penelitian adalah analisis dokumen. Instrumen utama yang digunakan adalah tabel analisis isi. Tehnik analisis data yang dugunakan adalah teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan konteks kesehatan dan penyakit telah termuat dalam modul pembelajaran jarak jauh namun dengan cakupan yang variative berdasarkan komponen konteks, dan level kelas. Cakupan komponen konteks Kesehatan dan penyakit yang teridentifikasi yakni healthy life mencapai 18 %, disease mencapai 41 %, Hazard that Threaten Health mencapai 20%, Public Health 7%, dan Applications of Science in the Field of Health mencapai 14%. Selain itu, berdasarkan level kelas sekolah menengah pertama, konteks Kesehatan dan Penyakit paling banyak termuat dalam modul kelas 8 yakni mencapai 66% dari total kompetensi Dasar yang termuat dalam modul, sedangkan kelas 7 mencapai 54%, dan kelas 9 mencapai 40%.
Cite
CITATION STYLE
Lasminawati, E., Wilujeng, I., Syamsussabri, M., & Suyanta, S. (2022). Exploration of Health Literacy in Science Learning Curriculum in Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(4), 2176–2180. https://doi.org/10.29303/jppipa.v8i4.1209
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.