Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh prevalensi stunting di Indonesia menempati peringkat kelima terbesar di dunia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018) menunjukkan prevalensi stunting 30,8%, namun prevalensi stunting di Indonesia masih belum mencapai target yang ditetapkan WHO yaitu 20%. Stunting ini bisa disebabkan dari beberapa hal, salah satunya ialah KEK pada kehamilan. Berdasarkan data yang didapatkan dari Kementerian Kesehatan tahun 2013 proporsi ibu hamil dengan KEK meningkat dari 31,3% menjadi 38,5%. Prevalensi risiko KEK di Jawa Barat ± 20% dan prevalensi wanita hamil berisiko tinggi mencapai ± 35%. Hal ini menandakan bahwa prevalensi KEK dan ibu hamil dengan resiko tinggi di Jawa Barat masih tergolong tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil mengenai KEK pada kehamilan. Jenis penelitian ini adalah Study Literature Review dengan mencari dan memilih penelitian dan artikel yang terkait, peneliti telah mencari dan mengutip jurnal terkait dari google cendekia. Tinjauan data dilakukan untuk menarik kesimpulan dan hasil pada pengetahuan ibu hamil tentang KEK. Hasil yang peneliti temukan yaitu sebanyak 3 jurnal terkait pengetahuan ibu hamil tentang KEK. Kesimpulan dari 3 jurnal penelitian ini yaitu 23,7 % - 59,5 % ibu hamil berpengetahuan kategori kurang tentang KEK. Rekomendasi kepada profesi Keperawatan untuk mengefektifkan tindakan promotif. Salah satu caranya yang dapat dilakukan yaitu penyuluhan KEK pada ibu hamil. Dengan demikian ibu hamil akan terhindar dari KEK saat hamil dan bisa mencegah kejadian stunting pada balita. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Hamil, KEKABSTRACT This research is motivated by the prevalence of stunting in Indonesia ranked fifth in the world. Basic Research Data (Riskesdas 2018) shows the stunting prevalence is 30.8%, but the prevalence of stunting in Indonesia has not yet reached the WHO target set at 20%. Stunting can be caused by several things, one of which is the Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnancy. Based on data obtained from the Ministry of Health in 2013 the proportion of pregnant women with CED increased from 31.3% to 38.5%. -Prevalence of CED risk in West Java is ± 20% and the prevalence of highrisk pregnant women reaches ± 35%. This indicates in West Java is still relatively high. This study aims to determine the description of knowledge of pregnant women about CED in pregnancy. This type of research is Study Literature Review by searching, research and related articles, have searched and quoted related journals from Google Scholar. Data review was conducted to draw conclusions and results on the knowledge of pregnant women about CED. The results that researchers found were as many as 3 journals related to the knowledge of pregnant women about CED. The conclusions of the 3 research journals were 23.7% - 59.5% of pregnant women with less knowledge about the CED category. Recommendations to the Nursing profession for effective promotion. One way can be done is counseling CED on pregnant women.Pregnant women will avoid CED during pregnancy and can prevent the occurrence of stunting in infants. Keywords: Knowledge, Pregnant Women, CED
Cite
CITATION STYLE
Noviyanty, A., -, I., -, K., & Kusniasih, S. (2021). GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KURANG ENERGI KRONIK PADA KEHAMILAN. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 1(1), 183–191. https://doi.org/10.34011/jks.v1i1.507
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.