Abstract
Landmark is a city architecture that through the locality of the city has been used as an object of building, architecture or has become the identity of a city. Landmarks are usually in the form of distinctive buildings that make people know the origin of the city just by looking at it. In everyday life, many people do not recognize Ikons, Landmarks or markers in their cities, regions or countries. Many people in Tanah Laut Regency only know through TV media or when they driving on the highway they see one of these Ikons or Landmarks, so they do not know more about the Ikons or Landmarks from their area, resulting in a lack of knowledge of their own regional identity. One solution to this problem is the use of Augmented Reality (AR) technology, this technology will combine 3D designs from regional Landmarks in Tanah Laut Regency and a little explanation about this building or Ikon. In building the application, the author uses the Waterfall model using the C# programming language and is designed using Flowcharts and DFD. Application of Augmented Reality on Landmarks / Icon of Tanah Laut Regency can make it easier for the public to access information about the history and shape of the monuments in Tanah Laut Regency.Landmark adalah sebuah arsitektur kota yang melalui lokalitas kota telah dijadikan objek bangunan, arsitektur atau telah menjadi identitas sebuah kota. Landmark biasanya berupa bangunan khas yang membuat orang tau asal kotanya hanya dengan melihatnya saja. Pada kehidupan sehari hari banyak orang yang tidak mengenal ikon, Landmark atau penanda pada kota, daerah atau negaranya. Banyak orang Kabupaten Tanah Laut yang hanya mengetahui melalui media TV atau ketika berkendara di jalan raya mereka melihat salah satu ikon atau Landmark ini, oleh karena itu mereka tidak mengenal lebih dekat tentang ikon atau Landmark dari daerah mereka sehingga mengakibatkan kurangnya pengetahuan akan identitas daerah mereka sendiri. Salah satu solusi untuk permasalahan ini adalah pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR), teknologi ini akan menggabungkan desain 3D dari Landmark daerah Kabupaten Tanah Laut dan sedikit penjelasan tentang bangunan atau ikon ini. Dalam membangun aplikasi tersebut penulis menggunakan model Waterfall dengan menggunakan bahasa pemrograman C# dan dirancang menggunakan Flowchart dan DFD. Aplikasi Penerapan Augmented Reality Pada Landmark/Ikon Kabupaten Tanah Laut ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi tentang sejarah dan bentuk dari tugu di Kabupaten Tanah Laut.
Cite
CITATION STYLE
Rifai, M., Aprilia, M., & Sayyidati, R. (2025). Penerapan Augmented Reality (AR) Pada Ikon Kabupaten Tanah Laut. Journal Information Technology Trends (JITRENDS), 1(01), 1–10. https://doi.org/10.51817/jitrends.v1i1.9
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.