PROSES PENGOLAHAN PASCA PANEN KOPI DI KAMPONG KOPI BAWAKARAENG

  • Karim H
  • Yulianti D
  • Kandatong H
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ini adalah satu-satunya skema program Kampus Belajar Mandiri (MBKM) yang disetujui oleh Kementerian Pendidikan dan Pembangunan Manusia di bawah Nadiem Makarim. Tujuan dari proses ini adalah untuk memahami Pengolahan Pasca Panen Kopi di Desa Kopi Bawakaraeng. Metode yang digunakan dalam proses magang ini adalah observasi, lokakarya, praktikum, dan pengajaran. Kampong Kopi Bawakaraeng adalah komunitas pembuat kopi yang didirikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah dan Bupati Gowa Adnan Purrichta Ichsan. Melalui proses pasca panen kopi, beberapa proses seperti pemanenan kopi, pulping, hulling, fermenting, sorting, dan packaging ditemukan aman dan terpercaya (warehousing). Kata kunci: . Kopi, Pengolahan pasca panen kopi, Kampong Kopi Bawakaraeng,

Cite

CITATION STYLE

APA

Karim, H. A., Yulianti, D., & Kandatong, H. (2023). PROSES PENGOLAHAN PASCA PANEN KOPI DI KAMPONG KOPI BAWAKARAENG. SIPISSANGNGI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 201. https://doi.org/10.35329/sipissangngi.v3i2.3433

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free