Abstract
Tulisan ini mengangkat pemaknaan yang berbeda terhadap empat tokoh perempuan yang hidup di sebuah desa yang sama, yaitu Desa Tungkal dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono (2015). Pemaknaan terhadap diri perempuan menggunakan metode anaisis teks dengan teknik analisis sudut pandang, latar sosial dan perilaku tokoh, pandangan tokoh lain, dan narasi. Berdasarkan hasil analisis terungkap bahwa tokoh perempuan dalam novel Suti dimaknai sebagai perempuan yang tidak ajeg (tidak stabil) karena mereka berasal dari latar belakang yang berbeda walaupun mereka hidup di desa yang sama. Stratifikasi sosial, kontrol sosial, dan situasi tubuh perempuan yang berbeda menyebabkan pemaknaan terhadap diri tokoh perempuan dalam novel Suti hadir dengan cara yang diinginkan oleh situasitersebut.
Cite
CITATION STYLE
Kurnia, N. (2018). PEMAKNAAN DIRI PEREMPUAN DALAM NOVEL SUTI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO. Kandai, 14(2), 211. https://doi.org/10.26499/jk.v14i2.751
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.