PEMAKNAAN DIRI PEREMPUAN DALAM NOVEL SUTI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO

  • Kurnia N
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini mengangkat pemaknaan yang berbeda terhadap empat tokoh perempuan yang hidup di sebuah desa yang sama, yaitu Desa Tungkal dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono (2015). Pemaknaan terhadap diri perempuan menggunakan metode anaisis teks dengan teknik analisis sudut pandang, latar sosial dan perilaku tokoh, pandangan tokoh lain, dan narasi. Berdasarkan hasil analisis terungkap bahwa tokoh perempuan dalam novel Suti dimaknai sebagai perempuan yang tidak ajeg (tidak stabil) karena mereka berasal dari latar belakang yang berbeda walaupun mereka hidup di desa yang sama. Stratifikasi sosial, kontrol sosial, dan situasi tubuh perempuan yang berbeda menyebabkan pemaknaan terhadap diri tokoh perempuan dalam novel Suti hadir dengan cara yang diinginkan oleh situasitersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurnia, N. (2018). PEMAKNAAN DIRI PEREMPUAN DALAM NOVEL SUTI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO. Kandai, 14(2), 211. https://doi.org/10.26499/jk.v14i2.751

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free