Pendampingan Pengelolaan Sungai Gelis di Desa Rahtawu, Pegunungan Muria

  • Widjanarko M
  • Khasan M
  • Faqihuddin A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Desa Rahtawu, Daerah Aliran Sungai (DAS) Gelis, menjadi  salah satu tempat  wisata,  dimana warung yang berada di pinggir dan tengah sungai memberikan layanan menarik pada pengunjung untuk menikmati jajan, minum kopi atau  makan. Hal ini, menjadi keprihatinan semua pihak, terutama pemerintah desa Rahtawu. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pertama, menginformasikan aturan sempadan DAS Gelis di Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus. Kedua, merekomendasikan pendampingan ekowisata di kawasan Muria, khususnya di Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus. Pendampingan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan pendampingan kebijakan, diskusi kelompok terarah dan pembuatan poster. Berdasarkan kegiatan pendampingan ini dapat disimpulkan dari 17 peserta yang hadir, semua menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan mereka terkait dengan pengelolaan DAS Gelis dan sebagian besar, yaitu 10 peserta menyatakan rencana tindak lanjut dari kegiatan ini. Setelah mendapatkan penjelasan dari BBWS  (Balai Besar Wilayah Sungai) Pemali Juana maka pemerintah desa Rahtawu beserta perangkat desa serta anggota kelompok lainnya mengetahui akar masalah penggunaan sempadan DAS Gelis di Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus dan mempunyai keinginan dalam mengelola ekowisata di daerahnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widjanarko, M., Khasan, M., Faqihuddin, A., & Wismar’ein, D. (2024). Pendampingan Pengelolaan Sungai Gelis di Desa Rahtawu, Pegunungan Muria. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(1), 258–267. https://doi.org/10.33379/icom.v4i1.3988

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free