Strategi Pengembangan Trenggalek Agropark melalui Animal Based Tourism di Kabupaten Trenggalek

  • Martiningsih A
  • Ismulhadi I
  • Warnaen A
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ketertarikan generasi muda untuk berkecimpung dalam sektor pertanian dan peternakan semakin hari semakin menurun. Hal ini dikarenakan sektor pertanian dianggap kurang menghasilkan dan menjadi petani dinilai sebagai kasta rendah. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam bidang pembangunan pertanian dan peternakan adalah dengan mendirikan Trenggalek Agropark. Tujuan dari kajian ini adalah untuk merumuskan strategi terbaik pengembangan Trenggalek Agropark melalui animal based tourism. Model analisis yang digunakan adalah SWOT dan QSPM. Berdasarkan diagram SWOT, maka strategi SO adalah strategi yang sesuai dengan kondisi Trenggalek Agropark. Strategi yang dirumuskan dari faktor internal dan eksternal melalui FGD dengan Dinas Pertanian dan Pangan, PPL dan generasi muda berdasarkan prioritas diantaranya sebagai berikut: a) melengkapi sarana dan prasaran serta melakukan diklat bagi SDM pendamping; b) menyiapkan lahan untuk penanaman HPT guna mendukung penerapan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare); c) menyediakan showroom untuk memasarkan pruduk pertanian dan peternakan yang telah dihasilkan oleh petani/peternak Kabupaten Trenggalek.

Cite

CITATION STYLE

APA

Martiningsih, A., Ismulhadi, I., & Warnaen, A. (2019). Strategi Pengembangan Trenggalek Agropark melalui Animal Based Tourism di Kabupaten Trenggalek. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 21(3), 274–283. https://doi.org/10.25077/jpi.21.3.274-283.2019

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free