Abstract
Latar belakang: Diabetes menyebabkan sekitar 1,5 juta kematian. Di Indonesia diperkirakan jumlah penderita diabetes pada tahun 2045 mencapai 28,57 juta. Mengontrol kadar gula darah pada pasien DM memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah terjadinya komplikasi. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kadar gula darah pada penderita DM tipe 2, salah dua di antaranya yaitu pola makan dan aktivitas fisik. Tujuan: Mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Kalasan Sleman Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik penetapan menggunakan purposive sampling. Hasil: Uji spearman rank pola makan dengan kadar gula darah sewaktu menunjukkan bahwa nilai r=0,403 dan p=0,004 (<0,05) mengidentifikasi bahwa hubungan yang terjadi bersifat sedang. Adapun analisis korelasi spearman rank aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu menunjukkan bahwa nilai r=0,451 dan p=0,001 (<0,05) mengidentifikasi bahwa hubungan yang terjadi bersifat sedang. Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu. Diharapkan penderita DM tipe 2 untuk mengatur, menjaga pola makan, dan melakukan aktivitas fisik. Agar kadar gula darah dapat terkontrol.
Cite
CITATION STYLE
Zharifatun Azzahra, N., Nurdian Asnindari, L., & Ruhyana, R. (2025). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2 Di Puskesmas Kalasan Sleman Yogyakarta. Avicenna : Journal of Health Research, 8(1). https://doi.org/10.36419/avicenna.v8i1.1361
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.