Abstract
Salah satu tanaman yang dapat menurunkan kadar glukosa darah adalah brotowali. Bagian daun dari brotowali biasa digunakan sebagai obat herbal sebagai pencahar, obat luka dan antidiabetes. Kandungan senyawa flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin pada tanaman ini dikenal memiliki aktivitas antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh ekstrak metanol daun brotowali dalam menurunkan kadar glukosa darah metode in vivo. Desain penelitian yang digunakan adalah True experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah mencit (Mus musculus) jantan galur Swiss Webster. Sampel yang digunakan adalah 20 ekor mencit jantan yang dipilih sesuai dengan kriteria kemudian dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. Dimana kelompok perlakuan terdiri dari kelompok kontrol positif, dosis 40,25 mg/kgBB, dosis 80,5 mg/kgBB dan dosis 161 mg/kgBB yang masing-masing dilakukan 5 kali pengulangan dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Metode yang digunakan adalah tes toleransi glukosa oral (TTGO). Berdasarkan hasil analisis statistik uji Regresi Linear Sederhana untuk dosis 40,25 mg/kgBB, dosis 80,5 mg/kgBB dan dosis 161 mg/kgBB didapatkan p value
Cite
CITATION STYLE
Mawaddah, M. P., Kamilla, L., & Syari, J. (2019). PENGARUH EKSTRAK METANOL DAUN BROTOWALI DALAM MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH METODE IN VIVO. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 3(1), 1. https://doi.org/10.30602/jlk.v3i1.923
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.