Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model telaah yurisprudensi inquiri berbasis ice breaking terhadap hasil belajar pendidikan kewarganegaraan dan kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas V di MIN 2 Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas V MIN 2 Buleleng berjumlah 93 siswa. Sedangkan sampel penelitian berjumlah 60 siswa diambil dengan teknik random sampling diperoleh hasil kelas VA MIN 2 Buleleng sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB MIN 2 Buleleng sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes bentuk uraian dan tes bentuk objektif. Teknik analisis data dengan menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) terdapat perbedaan kemampuan berfikir kritis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran telaah yurisprudensi inquiri berbasis ice breaking dengan model pembelajaran konvesional, 2) terdapat perbedaan hasil belajar Pkn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran telaah yurisprudensi inquiri berbasis ice breaking dengan model pembelajaran konvesional, dan 3) secara simultan terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Pkn antara siswa yang mengikuti telaah yurisprudensi inquiri berbasis ice breaking dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvesional. Kata kunci : telaah yurisprudensi inquiri, ice breaking, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar PKn.
Cite
CITATION STYLE
-, P., Lasmawan, W., & Gunamantha, I. M. (2017). Pengaruh Model Telaah Yurisprudensi Inquiri Berbasis Ice Breaking Terhadap Hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan dan Kemampuan Berpikir Kritis. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 1(2), 78–88. https://doi.org/10.23887/jpdi.v1i2.2683
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.