Hubungan Resiliensi dan Stres Terhadap Perangkat Desa Usia 25–27 Tahun di Kabupaten Malang

  • Andromeda N
  • Paulina Kistanti E
  • Wahyu Prasasti N
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kabupaten Malang merupakan kabupaten terbesar kedua di Jawa Timur, dengan luas wilayah 2.977,05 km² yang kaya akan potensi perkebunan, pertanian, dan wisata. Penelitian kuantitatif ini bertujuan menganalisis hubungan antara resiliensi dan tingkat stres kerja perangkat desa. Berdasarkan analisis Kolmogorov Smirnov, ditemukan adanya korelasi negatif yang signifikan antara resiliensi dan stres kerja (r = -0,428, p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan resiliensi dapat menurunkan tingkat stres kerja. Resiliensi yang kuat, ditandai oleh kepercayaan diri, penerimaan diri, kontrol diri, dan pendekatan spiritual, berperan penting dalam mengatasi tekanan kerja. Lingkungan Kabupaten Malang yang luas dan kaya akan kearifan lokal budaya menjadi salah satu faktor yang membantu perangkat desa mengelola stres. Stres yang tidak tertangani dapat berdampak buruk pada kinerja, tetapi perangkat desa tetap memberikan pelayanan optimal karena motivasi untuk bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian ini mendukung hipotesis bahwa resiliensi memiliki dampak signifikan terhadap stres kerja, meskipun penelitian lain dengan metode Spearman’s Rho menunjukkan hasil berbeda. Kesimpulannya, resiliensi memiliki hubungan negatif dengan stres kerja, di mana peningkatan resiliensi dapat membantu perangkat desa mengelola tekanan kerja dengan lebih baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Andromeda, N., Paulina Kistanti, E., & Wahyu Prasasti, N. (2025). Hubungan Resiliensi dan Stres Terhadap Perangkat Desa Usia 25–27 Tahun di Kabupaten Malang. PARIKESIT : Jurnal Psikologi Dan Konseling, 1(1), 35–44. https://doi.org/10.59966/parikesit.v1i1.1546

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free