FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KEHAMILAN YANG TIDAK DIINGINKAN (KTD) PADA REMAJA DI KABUPATEN MAJALENGKA JAWA BARAT

  • Lisnawati L
  • Padmawati R
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Permasalahan: Di Kabupaten Majalengka kasus kehamilan tidak diinginkan pada remaja semakin meningkat dari tahun ke tahun, dari data yang diambil pada tanggal 13 Mei 2020 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka ditemukan kasus kehamilan tidak diinginkan pada tahun 2018 sebanyak 251 kasus dan pada tahun 2019 terdapat 263 kasus. kasus, mayoritas kasus ini terjadi pada rentang usia 15-18 tahun. Dari 31 Kecamatan yang ada di Kabupaten Majalengka terdapat 5 kecamatan yang memiliki kejadian kehamilan tidak diinginkan tertinggi yaitu di Kecamatan Sumberjaya, Kecamatan Salagedang, Kecamatan Sindangwangi, Kecamatan Majalengka, dan Kecamatan Panyingkiran. Tujuan : Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja di Kabupaten Majalengka. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan case control. Populasinya adalah seluruh kehamilan pada masa remaja di Kabupaten Majalengka yang berjumlah 195 orang. Pengambilan sampel pada kelompok kasus menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 25 kasus dan kontrol dengan teknik proportional random sampling dengan jumlah sampel 25. Teknik analisis yang digunakan adalah chi Square dan regresi logistik sederhana. Hasil : Hubungan perilaku seksual pranikah dengan kehamilan tidak diinginkan pada remaja (p value = 0,00), hubungan antara pengetahuan tentang kehamilan tidak diinginkan pada remaja (p value = 0,259 dan OR = 0,3430), hubungan antara akses media informasi dengan kehamilan tidak diinginkan pada remaja. remaja (p value = 0,793 dan OR = 0,750), hubungan pola asuh dengan kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja (p value = 0,00 dan OR 31,5). Kesimpulan: Ada hubungan antara perilaku seksual pranikah, pola asuh, dan pengaruh teman sebaya dengan kejadian kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja. Tidak ada hubungan antara pengetahuan remaja dan akses media informasi dengan kejadian kehamilan tidak diinginkan pada remaja.Problems: In Majalengka Regency, cases of unwanted pregnancy in adolescents are increasing,  from the Majalengka Health Office, it was found that the cases of unwanted pregnancy in 2018 were 251 cases and in 2019 there were 263 cases. cases, the majority of these cases occurred in the age range 15-18 years. Of the 31 Districts in Majalengka Regency, there are 5 districts that have the highest incidence of unwanted pregnancy, namely in Sumberjaya District, Salagedang District, Sindangwangi District, Majalengka District, and Panyingkiran District. The aim of the research : to determine the factors that influence the incidence of unwanted pregnancies in adolescents in Majalengka Regency. Research Method: a quantitative study, with a case control approach. The population is all pregnancies during adolescence in Majalengka Regency, amounting to 195 people. Sampling in the case group used a total sampling technique with a total sample of 25 cases and control with a proportional random sampling technique with a total of 25. The analysis technique used chi Square and simple logistic regression. The Results: Relationship between premarital sexual behavior and unwanted pregnancy in adolescents (p value = 0.00), the relationship between knowledge of unwanted pregnancy in adolescents (p value = 0.259 and OR = 0.3430), the relationship between access to information media and unwanted pregnancy in adolescents (p value = 0.793 and OR = 0.750), the relationship between parenting style and unwanted pregnancy in adolescents (p value = 0.00 and OR 31.5. Conclusion: There is a relationship between premarital sexual behavior, parenting style, and peer influence with the incidence of unwanted pregnancy in adolescents. There is no relationship between adolescent knowledge and access to information media with the incidence of unwanted pregnancy among adolescents.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lisnawati, L., & Padmawati, R. (2022). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KEHAMILAN YANG TIDAK DIINGINKAN (KTD) PADA REMAJA DI KABUPATEN MAJALENGKA JAWA BARAT. JURNAL MEDIA KESEHATAN, 15(2), 32–42. https://doi.org/10.33088/jmk.v15i2.806

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free