Membentuk Citra Ideal Pengawas PAI di Era Pendidikan 4.0

  • Lili Hidayati
  • Solehudin
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Saat ini kualitas pendidikan Indonesia masih jauh api dari panggang, masih rendah jika dibandingkan dengan negara lain di dunia. Setidaknya hal ini terlihat pada hasil survey PISA di tahun 2018. Banyak faktor yang menjadi sebab yang melatarbelakangi rendahnya prestasi Indonesia. Padahal sejatinya pendidikan masih menjadi satu-satunya lembaga yang diharapkan mampu mencetak generasi muda unggul yang akan mengantarkan bangsa Indonesia menjadi negara maju. Terlebih lagi PAI mempunyai peran yang sangat penting untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya andal di bidang IPTEK saja namun juga IMTAK nya apalagi dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Dan untuk dapat mewujudkannya maka diperlukan kerja sama semua pihak tak terkecuali peran Pengawas PAI. Karenanya diperlukan pengawas PAI yang memiliki kemampuan yang sejalan dengan kemajuan era revolusi industri 4.0, dan tulisan ini akan mengulas tentang ikhtiar membentuk citra ideal pengawas PAI dalam menghadapi pendidikan di era revolusi industri 4.0. Dan beberapa ikhtiar yang bisa dilakukan untuk membentuk citra ideal pengawas PAI pertama adalah dengan membentuk jiwa kreatif pada diri seorang pengawas. Selain itudengan membentuk corporate mindset pada diri pengawas. Semua itu dilakukan agar pengawas PAI siap menghadapi era disruptif yang kompetitif dan sarat dengan perubahan sehingga jika sudah demikian maka bisa diharapkan dapat membentuk guru-guru handal yang mampu menyiapkan generasi bangsa yang hebat

Cite

CITATION STYLE

APA

Lili Hidayati, & Solehudin. (2021). Membentuk Citra Ideal Pengawas PAI di Era Pendidikan 4.0. La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 32–53. https://doi.org/10.62490/latahzan.v13i1.125

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free