HUBUNGAN OBESITAS DENGAN NYERI PERSENDIAN LUTUT PADA LANSIA

  • Hartutik S
N/ACitations
Citations of this article
90Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Latar belakang: Lanjut usia adalah usia yang diatas 60 tahun yang semua orang pasti mengalaminya. Pada usia lanjut, tubuh akan mengalami penurunan pada sistem muskuloskeletal yang ditandai dengan adanya nyeri dan melemahkan fungsi otot persendian khususnya di sendi lutut. Kegemukan merupakan salah satu faktor terjadinya nyeri sendi lutut. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan obesitas dengan nyeri persendian lutut ada lansia di Desa Daleman Kecamatan tulung Kabupaten Klaten. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif, dengan pendekatan Cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 63 responden dengan tehnik purposive sampling, sedangkan instrumen penelitin menggunakan lembar observasi dan Skala NRS. Analisa data menggunakan Kendal tau. Hasil penelitian: Berdasarkan penelitian didapatkan hasil paling banyak lansia obesitas ringan sebesar 57 orang dan mengalami nyeri sedang sebesar 44 orang. Hasil bivariate membuktikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara obesitas dengan nyeri persendian lutut pada lansia yang menunjukkan nilai ρ value 0,013, Z hitung (3,534), Z tabel (1,96). Kesimpulan: Ada hubungan antara obesitas dengan nyeri persendian lutut pada lansia di Desa daleman Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hartutik, S. (2018). HUBUNGAN OBESITAS DENGAN NYERI PERSENDIAN LUTUT PADA LANSIA. Gaster, 16(2), 206. https://doi.org/10.30787/gaster.v16i2.240

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free