Abstract
Bakso adalah salah satu makanan paling populer saat ini. Istilah bakso biasanya diikuti dengan jenis dagingnya, seperti bakso sapi, bakso ikan, bakso ayam, dan sebagainya. Menambahkan BTM (Bahan Tambahan Pangan) salah satunya alginat untuk membuat bakso. Penelitian ini ada empat perlakuan pertama normal atau kontrol (F0) dan (F1, F2, F3, F4) dengan formulasi penambahan tepung dan alginat yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini untuk mencari formulasi terbaik dari bakso ikan todak dengan penambahan alginat untuk menghasilkan bakso ikan yang bergizi dan aman konsumsi. Hasil penelitian yang dilakukan, sampel F3 merupakan niali terbaik yanag diberikan oleh panelis, hasil uji proksimat pada perlakuan F3 memberikan nilai kadar air 66,24%, kadar lemak 10,53%, kadar abu 2,21%, kadar protein 9,09%, karbohidrat 0,12%. Hasil uji Texture Profile Analysis memberikan nilai hardness 1.060, adhesiveness 27,99, cohesiveness 0,70, springiness 50,0. Hasil perhitungan angka kecukupan gizi (AKG) karbohidrat 0,032, protein 14,66, dan lemak 11,57.
Cite
CITATION STYLE
Diansyah, S., Jumsurizal, J., Irwanto, R., & Novalina A, S. (2023). PENGARUH PENAMBAHAN ALGINAT TERHADAP KUALITAS BAKSO IKAN TODAK (Tylosurus crocodilus). Marinade, 6(01), 47–54. https://doi.org/10.31629/marinade.v6i01.5516
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.