Abstract
Penelitian ini dilakukan karena pentingnya kemampuan computational thinking yang harus dimiliki peserta didik untuk merancang solusi permasalahan di kehidupan sehari-hari secara terstruktur, logis, dan kritis. Computational thinking merupakan salah satu kemampuan yang masuk ke dalam penilaian bidang asesmen matematika di framework PISA 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berorientasi computational thinking dengan konteks brengkes tempoyak khas Sumatera Selatan untuk pembelajaran matematika berdiferensiasi di kelas VII SMP yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap computational thinking peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation dan evaluation). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP LTI IGM Palembang pada semester genap tahun pelajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data terdiri dari walkthrough, observasi, tes, dan angket. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap hasil walkthrough, hasil wawancara, dan hasil tes peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa LKPD berorientasi computational thinking yang telah dikembangkan berkategori valid, praktis, dan memiliki efek potensial berdasarkan tahapan expert reviews, one to one, small group, dan field test. Berdasarkan hasil tes, persentase penilaian menunjukan bahwa 21,05% peserta didik tergolong kategori sangat baik; 57,89% peserta didik tergolong kategori baik; 15,79% peserta didik tergolong kategori cukup; dan 5,26% peserta didik tergolong kategori kurang. Kata
Cite
CITATION STYLE
Septiana, D., Hapizah, H., & Mulyono, B. (2024). PENGEMBANGAN LKPD UNTUK PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN KONTEKS BRENGKES TEMPOYAK SUMATERA SELATAN YANG BERORIENTASI COMPUTATIONAL THINKING. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 13(1), 34. https://doi.org/10.24127/ajpm.v13i1.8332
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.