Membangun Budaya Sadar Bencana melalui Komunikasi Mitigasi pada Masyarakat Desa Cijengkol, Subang, Jawa Barat

  • Imaddudin I
  • Nurhaliza W
  • Suciati T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kewaspadaan akan bencana menjadi perhatian setiap individu, tak luput dengan Masyarakat Desa Cijengkol, Subang Jawa Barat. Bencana bisa terjadi kapan saja menimpa dan mengganggu kehidupan masyarakat. Kesiapsiagaan tersebut dikomunikasikan agar mitigasi semua elemen masyarakat untuk memahami dan mengimplementasikan. Melalui penyuluhan dalam bentuk informasi dan edukasi diharapkan membangun budaya sadar bencana baik alam, non alam, maupun sosial. Metodenya dilakukan diskusi awal permasalahan hingga penyuluhan dan evaluasi. Melalui dua tahapan yaitu penyuluhan mengenai gambaran umum akan mitigasi bencana serta tahapan kedua membangun manajemen emosional agar terbentuknya sadar bencana yang masif pada masyarakat. Hasilnya Masyarakat Desa Cijengkol, Subang Jawa Barat secara kognitif mampu memahami bencana dan jenisnya, dan menjadi perhatian untuk diantisipasi bersama. Sedangkan secara afektif dan konatif, belum mengikat sepenuhnya, yang seharusnya elemen masyarakat juga sebagai penyelamat bukan ingin diselamatkan sebagai mindset utama. Sehingga terbentuknya budaya sadar bencana  bukan hanya bagi kalangan pemerintahan saja melainkan seluruh elemen masyarakat untuk diimplementasikan setiap harinya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Imaddudin, I., Nurhaliza, W. O. S., Suciati, T. N., Iman, A. N., Widodo, A., Hidayanto, S., & Athalarik, F. M. (2024). Membangun Budaya Sadar Bencana melalui Komunikasi Mitigasi pada Masyarakat Desa Cijengkol, Subang, Jawa Barat. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(2), 963–972. https://doi.org/10.33379/icom.v4i2.4483

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free