ELIT POLITIK LOKAL DALAM OTONOMI DAERAH: PERANAN PPP-KOT DALAM PEMEKARAN WILAYAH OKU TIMUR 2001-2004

  • Alian A
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian yang bertemakan sejarah ini akan coba mengangkat tema sejarah otonomi daerah yaitu pemekaran wilayah kabupaten OKU Timur di Sumatera Selatan. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah seputar peranan elit politik lokal dalam percaturan politik ketika kabupaten tersebut akan berpisah dari wilayah induknya (Kabupaten OKU). Selama masa Orde Baru elit politik lokal agak terkungkung dengan kuatnya dominasi pemerintah pusat hingga ke daerah. Mayoritas yang berkuasa didaerah merupakan mereka yang telah “direstui” oleh pemerintah pusat, sebagian besar merupakan perwira ataupun pensiunan militer. Ketika reformasi bergulir, elit politik lokal seakan mendapat panggung politik kembali didaerah asalnya. Apalagi legitimasi pemerintah lewat Revisi UU reformasi membuat mereka semakin leluasa mengubah keadaan wilayahnya. Salah satu kabupaten yang mendapat dampak dari revisi UU tersebut adalah OKU Timur. Wilayah ini berpisah dari kabupaten induknya yaitu OKU karena banyak sebab, namun salah satu yang dominan adalah peran para elit politik lokalnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alian, A. (2019). ELIT POLITIK LOKAL DALAM OTONOMI DAERAH: PERANAN PPP-KOT DALAM PEMEKARAN WILAYAH OKU TIMUR 2001-2004. Tsaqofah Dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan Dan Sejarah Islam, 4(1), 47. https://doi.org/10.29300/ttjksi.v4i1.1225

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free