ESENSI KEPEMIMPINAN DALAM PERSPEKTIF PERJANJIAN LAMA

  • Illu W
N/ACitations
Citations of this article
68Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penulis menyimpulkan bahwa memang kepemimpinan di abad postmodern ini telah mengalami krisis yang sangat signifikan yang merambat pada semua elemen dalam bidang kehidupan manusia, mengapa tidak? Karena para pemimpin lebih kepada kepentingan pribadi, keluarga, kelompok dan komunitas yang mendukungnya sebagai pemimpin. Yang lebih ironisnya adalah massa atau komunitas yang tadinya mendukung, namun ada hal-hal teknis yang kemudian berbeda pendapat antara massa atau komunitasnya dengan pemimpinnya. Sebagai reaksinya seorang pemimpin langsung mengambil keputusan dengan cara memecat. Maka dalam tulisan-tulisan sebelumnya dalam makalah ini secara gamblang telah menjelaskan bahwa krisis ini bukan hanya terjadi pada kepemimpinan yang sekuler saja, melainkan terjadi pada kepemimpinan gereja, yayasan bahkan lembaga Kristen lainnya juga telah mengalami krisis yang begitu berbahaya bagi kepemimpinan sekarang maupun pada kepemimpinan yang akan datang. Jika tidak segera dibuat standar pembaharuan-pembaharuan di dalamnya, tentu akan memunculkan permasalah-permasalahan yang baru lagi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Illu, W. (2017). ESENSI KEPEMIMPINAN DALAM PERSPEKTIF PERJANJIAN LAMA. Missio Ecclesiae, 6(2), 198–220. https://doi.org/10.52157/me.v6i2.75

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free