MENGELOLA SISWA DENGAN KESULITAN BELAJAR MENULIS (DISGRAFIA)

  • Dewi K
N/ACitations
Citations of this article
565Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gangguan Belajar (Learning Disorder) adalah suatu gangguan neurologis yang mempengaruhi kemampuan untuk menerima, memproses, menganalisis atau menyimpan informasi. Salah satu gangguan belajar tersebut adalah kesulitan belajar menulis (disgrafia). Anak dengan disgrafia mungkin mempunyai tingkat intelegensia yang sama atau bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan teman sebayanya, tetapi sering berjuang untuk belajar secepat orang di sekitar mereka. Disgrafia adalah kesulitan khusus dimana anak – anak tidak bisa menuliskan atau mengekspresikan pikirannya kedalam bentuk tulisan, karena mereka tidak bisa menyusun kata dengan baik dan mengkoordinasikan motorik halusnya (tangan) untuk menulis. Secara spesifik penyebab disgrafia tidak diketahui secara pasti, namun apabila disgrafia terjadi secara tiba – tiba pada anak maupun orang yang telah dewasa maka diduga disgrafia disebabkan oleh trauma kepala entah karena kecelakaan, penyakit, dan seterusnya. Disamping itu para ahli juga menemukan bahwa anak dengan gejala disgrafia terkadang mempunyai anggota keluarga yang memiliki gejala serup.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dewi, K. Y. F. (2022). MENGELOLA SISWA DENGAN KESULITAN BELAJAR MENULIS (DISGRAFIA). Daiwi Widya, 8(5), 30–41. https://doi.org/10.37637/dw.v8i5.909

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free