Perlindungan Hukum terhadap Kepemilikan Tanah dalam Sengketa Sertifikat Hak Milik atas Tanah di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Putusan Perkara Nomor: 285/Pdt.G/2023/PN Ckr)

  • Putri A
  • Suardi S
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membahas perlindungan hukum terhadap kepemilikan tanah dalam sengketa sertifikat hak milik ganda di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, dengan fokus pada Putusan Pengadilan Negeri Cikarang Nomor 285/Pdt.G/2023/PN Ckr. Sengketa ini melibatkan penggugat sebagai pemilik sah tanah berdasarkan tiga sertifikat lama yang terbit secara sah sejak tahun 1980-an hingga 1990-an, dan tergugat yang memperoleh sertifikat baru melalui akta-akta jual beli yang diduga tidak sah dan berdasarkan data fiktif. Pokok persoalan hukum yang dikaji meliputi pertimbangan hukum hakim dalam menetapkan adanya perbuatan melawan hukum, serta efektivitas perlindungan hukum terhadap pemilik hak yang sah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dan empiris, dengan pendekatan kasus melalui analisis ratio decidendi putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadilan secara tegas mengabulkan gugatan penggugat dengan menyatakan batalnya sertifikat baru milik tergugat, menilai adanya kelalaian administratif oleh ATR/BPN, dan menjatuhkan ganti rugi secara signifikan. Putusan ini mempertegas pentingnya prinsip kehati-hatian dalam administrasi pertanahan serta memberikan preseden penting bagi perlindungan hukum pemilik sah atas tanah di Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, A. A., & Suardi, S. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Kepemilikan Tanah dalam Sengketa Sertifikat Hak Milik atas Tanah di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Putusan Perkara Nomor: 285/Pdt.G/2023/PN Ckr). HUMANIORUM, 3(4), 1–7. https://doi.org/10.37010/hmr.v3i4.131

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free