Analisa Penentuan Sisa Umur Bearing Menggunakan Fungsi Mean Residual Life (Studi Kasus Pada Mesin Sakurai Oliver-66 CV.Bintang Cakra)

  • Famela B
  • Lukitosari V
  • Doctorina W
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kerusakan pada bearing sering terjadi dalam dunia industri cetak offset, padahal bearing mempunyai peran penting sebagai pendukung pada putaran poros. Jika bearing tidak berfungsi dengan baik maka prestasi seluruh sistem tidak dapat bekerja secara semestinya. Dengan adanya gangguan tersebut tentunya akan menimbulkan kerugian pada pihak perusahaan tersebut akibat hilangnya waktu produksi selama proses berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keandalan, laju kerusakan, umur , sisa umur bearing dengan metode Least Square dan metode Estimasi Maksimum Likelihood (MLE). Simulasi dengan 4 bearing yang terpilih berdasarkan Maksimum Likelihood (MLE). Simulasi dengan 4 bearing yang terpilih berdasarkan owntime terbesar. Sehingga didapatkan nilai taksiran sisa umur metode Least Square bearing 6001 ZZ 11 hari 18 jam; bearing 6205 ZZ 16 hari 21 jam; bearing 0606 ZZ 9 hari 15 jam , thrust bearing 7 hari 13 jam. Sedangkan metode Estimasi Maksimum Likelihood dari bearing 6001 ZZ 23 hari 10 jam; bearing 6205 ZZ 25 hari 1 jam; bearing 0606 ZZ 29 hari 1 jam , thrust bearing 19 hari 14 jam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Famela, B. D., Lukitosari, V., & Doctorina, W. F. (2017). Analisa Penentuan Sisa Umur Bearing Menggunakan Fungsi Mean Residual Life (Studi Kasus Pada Mesin Sakurai Oliver-66 CV.Bintang Cakra). Limits: Journal of Mathematics and Its Applications, 14(2), 39. https://doi.org/10.12962/limits.v14i2.2371

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free