Abstract
Kemajuan teknologi digital menyebabkan manusia bersifat individualisme khususnya golongan menengah ke atas, maka diperlukan suatu wadah untuk warga berkumpul. Universitas Tarumanagara dengan kegiatan di bidang pengabdian pada masyarakat bersedia membantu mewujudkan rancangan bentuk gedung dengan tidak menyimpang dari isu tadi. Pada pembuatan rancangan perlu dipikirkan bagaimana wadah ini menjadi aktif dan bermanfaat bagi warga dan juga pengurus warga. Metode yang digunakan adalah: Pertama, mengumpulkan kebutuhan ruang dari pemangku jabatan, kemudian mengkaji konsep Hybrid dan Symbiosis pada bangunannya; Kedua, konsep ini dapat diaplikasikan pada bangunan yang dirancangan; Ketiga, setelah itu dibuatkan gambar prarencanan dan pelaksanaannya. Temuan dalam penelitian ini adalah mengekspresikan bentuk sesuai dengan konsep hybrid untuk dilaksanakan di lapangan. Sehingga rancangan ini dapat digunakan pada kantor-kantor RW lainnya, khususnya daerah Pluit
Cite
CITATION STYLE
Trisno, R., Lianto, F., & Rilatupa, J. (2019). PERWUJUDAN RANCANG BENTUK GEDUNG DENGAN KONSEP HYBRID PADA KANTOR RUKUN WARGA 015 KELURAHAN PLUIT, KECAMATAN PENJARINGAN. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 2(1). https://doi.org/10.24912/jbmi.v2i1.4314
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.