BENTUK DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP BANJIR SUNGAI BUNTUNG DI KECAMATAN WARU

  • Rohmaniyah M
  • Dwi Rohmadiani L
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kecamatan Waru termasuk dalam kawasan rawan bencana banjir karena dilalui oleh Sungai Buntung. Sungai Buntung merupakan anak sungai dari Sungai Brantas memiliki panjang ± 34 km, melewati hampir seluruh desa di Kecamatan Waru. Genangan air yang terjadi pada daerah tersebut mencapai ketinggian 0,05 m sampai 0,5 m dan berlangsung selama 1 sampai 2 hari selama musim penghujan. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mengidentifikasi bentuk partisipasi tiap tahapan penanggulangan dan tingkat partisipasi masyarakat dalam menanggulangi banjir Sungai Buntung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan  teknik analisis persentase dan skoring. Hasil analisis persentase menunjukkan bahwa bentuk partisipasi terbanyak pada sebelum banjir (41%), saat banjir (58%), dan setelah banjir (40%) berupa tenaga. Berdasarkan analisis skoring, tingkat partisipasi masyarakat di Kecamatan Waru kategori degrees of tokenisme adalah Desa Berbek (informing), Desa Kedungrejo, Kureksari, Bungurasih, dan Medaeng (consultation), Desa Tambak Rejo dan Ngingas (placation). Kategori degrees of citizen power adalah Desa Waru dan Wedoro (partnership), dan Desa Kepuh Kiriman (delegated power).

Cite

CITATION STYLE

APA

Rohmaniyah, M., & Dwi Rohmadiani, L. (2020). BENTUK DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP BANJIR SUNGAI BUNTUNG DI KECAMATAN WARU. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 18(1), 15–25. https://doi.org/10.36456/waktu.v18i1.2347

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free