Abstract
TPA Cipeucang dalam kegiatan operasionalnya menghadapi permasalahan terutama berkaitan dengan lingkungan masyarakat di sekitarnya. Beberapa permasalahan lingkungan yang muncul antara lain: pencemaran air dan tanah, polusi udara, serta terbatasnya lahan di tiap kawasan TPA yang kemudian memicu konflik dengan masyarakat sekitar termasuk di sekitar TPA Cipeucang. Walau pun begitu, namun pada kenyataannya TPA memiliki peranan penting dalam pengelolaan sampah di perkotaan. Terkait konflik yang terjadi, maka perlu dilakukan penanggulangan langsung terhadap masyarakat terkena dampak sebagai bentuk kompensasi berupa dana atau bentuk lainnya. Berdasarkan itu, maka kajian ini bertujuan untuk menganalisis kesediaan masyarakat dalam menerima dana kompensasi dan menghitung besarnya nilai dana kompensasi (Willingness to Accept) yang bersedia diterima masyarakat. Analisa faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan masyarakat (responden) menerima dana kompensasi dilakukan menggunakan analisis regresi logistik. Sementara itu, analisa Willingness to Accept (WTA) sebagai gambaran besaran dananya dilakukan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar responden (masyarakat) bersedia menerima dana kompensasi dengan nilai rata-rata WTA sebesar Rp 254.100 per bulan.
Cite
CITATION STYLE
Tunggadewi, A. T., & Akbar, U. U. (2023). ANALISIS WILLINGNESS TO ACCEPT DANA KOMPENSASI MASYARAKAT SEKITAR TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) CIPEUCANG. JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, 11(2), 444–449. https://doi.org/10.37081/ed.v11i2.4644
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.