Resiliensi Orang Tua yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus

  • Hasanah N
  • Zudeta E
  • Ustafiano B
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
141Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kehadiran seorang anak merupakan anugerah yang diberikan kepada orang tua dan menjadi dambaan bagi tiap pasangan. Namun, tidak semua anak dilahirkan dengan sempurna dan berkembang secara normal. Ada anak yang dilahirkan dengan kekurangan, baik berupa cacat tubuh maupun mental yang sering disebut dengan anak berkebutuhan khusus. Orang tua di Desa Sibiruang yang memiliki anak berkebutuhan  masih kurang memiliki pemahaman dan tidak bisa menerima kondisi anaknya. Pemberian psikoedukasi mengenai resiliensi kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus menjadi salah satu solusi yang bisa diberikan. Diharapkan orang tua dapat mengerti dan menerima keadaan anaknya serta dapat menghadapi dan bertahan dengan kondisi pada saat ini sehingga orang tua mempunyai kondisi psikologis yang baik. Ketika orang tua memiliki kondisi psikologis yang baik, maka secara tidak langsung akan memberikan pengaruh pada kondisi anaknya juga. Maka dari itu, pengabdian ini menargetkan orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Desa Sibiruang untuk mendapatkan psikoedukasi resiliensi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hasanah, N., Zudeta, E., Ustafiano, B., & Wahyuni, S. (2023). Resiliensi Orang Tua yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus, 1(01), 8–14. https://doi.org/10.31849/jppkhlectura.v1i01.14394

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free