Adaptasi Alat Ukur Learning Agility pada Mahasiswa Baru: Versi Bahasa Indonesia

  • Widayati Y
  • Wahyuni Z
  • Tresniasari N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mahasiswa dituntut untuk menjadi pembelajar yang fleksibel dan cepat tanggap di tengah ketidakpastian dan perubahan situasi global. Learning agility pada mahasiswa memungkinkan mahasiswa baru untuk beradaptasi dan menciptakan nilai-nilai baru ketika mereka berada dalam situasi yang ambigu. Maka dari itu, diperlukan instrumen learning agility yang yang valid sehingga adaptasi alat ukur terhadap instrumen yang dikemukakan oleh Gravett dan Caldwell (2016) dilakukan untuk menguji alat ukur learning agility pada mahasiswa baru dengan mengimplikasikan empat dimensi, yaitu people agility, change agility, results agility, dan mental agility. Partisipan penelitian ini adalah 222 mahasiswa baru Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Confirmatory Factor Analysis (CFA) digunakan sebagai metode pengolahan data dengan bantuan software Lisrel 8.80. Berdasarkan analisis CFA dapat disimpulkan bahwa terdapat dua item yang di drop karena tidak signifikan dalam mengukur dimensi learning agility.   Kata kunci: kelincahan belajar, CFA, adaptasi, belajarStudents are required to be flexible and responsive learners in the midst of uncertainty and changes in global situations. Learning agility in college students allows new students to adapt and create new values when they are in ambiguous situations. Therefore, a valid learning agility instrument is needed so that the adaptation of the measuring instrument to the instrument proposed by Gravett and Caldwell (2016) is carried out to test the learning agility measuring instrument for new students by implying four dimensions, namely people agility, change agility, results agility, and mental agility. The participants of this study were 222 new students  of  the  Faculty  of  Psychology,  Syarif  Hidayatullah  Islamic  State  University  Jakarta. Confirmatory Factor Analysis (CFA) was used as a data processing method with the help of Lisrel 8.80 software. Based on CFA analysis, it can be concluded that there are two items dropped because they are not significant in measuring the dimensions of learning agility. Keywords : learning agility, CFA, adaptation, learning

Cite

CITATION STYLE

APA

Widayati, Y., Wahyuni, Z. I., Tresniasari, N., Suaidy, S. E. I., Santicha, A., Lestari, N. A., & Al-Bisyri, Y. S. (2025). Adaptasi Alat Ukur Learning Agility pada Mahasiswa Baru: Versi Bahasa Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi: JPPP, 14(1), 82–90. https://doi.org/10.21009/jppp.141.09

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free