Abstract
Di negara-negara yang masih mengalami perkembangan seperti Indonesia, ISPA merupakan salah satu penyebab kematian utama pada anak-anak. Faktor risiko ekstrinsik dan intrinsik mempunyai hubungan dengan terjadinya ISPA. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajadi Prabumulih. Desain penelitian menggunakan cross-sectional study dengan analisis observasional. Jumlah sampel sebanyak 79 orang ibu yang memiliki balita usia 24-59 bulan berobat di Puskesmas Sukajadi Kota Prabumulih sedangkan metode pengambilan data yaitu purposive sampling. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajadi Kota Prabumulih dengan pendidikan ibu, pekerjaan, pendapatan, dan pengetahuan ibu. Akhir penelitian adalah untuk memberikan bukti pada kesimpulan yang akan memungkinkan pusat kesehatan masyarakat untuk meningkatkan tingkat pelayanannya saat ini dan mengambil pendekatan yang lebih proaktif dalam memberikan konseling dan mengedukasi tentang ISPA pada balita.
Cite
CITATION STYLE
Putri, R. N., Nofarika, D., Ernia, R., Saputra, R., & Purwanto, M. (2024). Determinan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajadi Kota Prabumulih. JURNAL KESEHATAN TERAPAN, 11(1), 18–28. https://doi.org/10.54816/jk.v11i1.747
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.