Apakah Penerapan Desentralisasi Memberikan Dampak yang Tidak Baik? Studi Permukiman Kumuh di Jabodetabek

  • Husna M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penerapan desentralisasi seharusnya memberikan dampak yang positif pada kemajuan daerah. Sejak penerapannya tahun 2001, desentralisasi di Indonesia semakin dalam dan luas diterapkan. Menggunakan kebijakan penataan permukiman kumuh sebagai pendekatan studi akan dilihat dampak dari desentralisasi dan seberapa persisten dampak tersebut hadir. Hasil estimasi dengan menggunakan RD-DiD menunjukkan bahwa penerapan desentralisasi berkorelasi negatif dengan penataan permukiman kumuh di kawasan Jabodetabek. Luas permukiman kumuh lebih besar 45% dibandingkan dengan tahun sebelum desentralisasi atau daerah yang tidak terdesentralisasi. Dengan demikian dalam aspek penataan permukiman kumuh desentralisasi dapat dikatakan tidak berjalan efektif bahkan cenderung membuat keadaan lebih buruk.

Cite

CITATION STYLE

APA

Husna, M., & Yudhistira, M. H. (2022). Apakah Penerapan Desentralisasi Memberikan Dampak yang Tidak Baik? Studi Permukiman Kumuh di Jabodetabek. Jurnal Kebijakan Ekonomi, 17(1), 58–71. https://doi.org/10.21002/jke.2022.05

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free