Gerakan Lingkungan Masyarakat Terhadap Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Kecamatan Gedebage

  • Ghaisani J
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian terkait dinamika Gerakan Sosial dalam proses Penolakan Pembangunan PLTSa Gedebage. Penelitian ini menggunakan teori Gerakan Sosial yang dikemukakan oleh Sydney Tarrow dengan fokus gerakan lingkungan. Penelitian ini menganalisis bagaimana suatu kebijakan menjadi perhatian masyarakat hingga kemudian terjadi interaksi yang dilakukan berupa gerakan sosial dikarenakan adanya ketidaksesuaian jalannya pemerintahan yang dijalankan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Dalam hal memperoleh sumber penelitian, peneliti memperoleh data primer yang berasal dari wawancara langsung salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Gedebage, setelahnya untuk data sekunder sendiri,  berasal dari beragam aneka studi kepustakaan serta juga media massa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat polemik antara pemangku kebijakan yakni Pemerintah Kota Jawa Barat dengan masyarakat. Hal ini  dikarenakan masyarakat merasa tidak adanya sistem yang berjalan dengan baik, sehingga terjadi maladministrasi dalam pembangunan PLTSa Gedebage. Maka dari itu masyarakat Gedebage melakukan suatu gerakan sosial agar pemerintah lebih memperhatikan jalannya roda pemerintahan berdasarkan demokrasi partisipatif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ghaisani, J. A. (2022). Gerakan Lingkungan Masyarakat Terhadap Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Kecamatan Gedebage. THE INDONESIAN JOURNAL OF POLITICS AND POLICY (IJPP), 4(2), 157–166. https://doi.org/10.35706/ijpp.v4i2.8088

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free