Abstract
Kecemasan yang terjadi pada lansia karena adanya peningkatan kasus di masa pandemic Covid-19 berdampak pada perubahan fisik, ketegangan dan tanda-tanda vital. Upaya mandiri yang dilakukan lansia adalah rutin mengkonsumsi olahan TOGA sebagai upaya peningkatan imunitas. Meskipun terdapat manfaat dari konsumsi olahan TOGA namun tidak signifikan mengatasi keluhan fisik dan kecemasan pada lansia sehingga diperlukan upaya agar lansia tetap rileks dan bugar melalui asuhan Swedish massage. Metode penelitian merupakan eksperimen lapangan dengan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test pada CI 95%. Hasil penelitian menunjukkan dari uji paired samples test Thitung systol =8,004 > Ttabel 2,093; Thitung diastol = 11,159 > Ttabel 2,093; Thitung nadi=6,676 > Ttabel 2,093; Thitung respirasi=6,257>Ttabel 2,093 nilai signifikansi 2-tailed (p < 0.05). Teknik Swedish massage merupakan teknik pemijatan yang akan merangsang saraf eferen untuk melepaskan histamine dan asetilkolin sehingga memberikan reflek vasodilatasi vena, arteriol dan mengurangi aktivitas saraf simpatis sehingga terjadi penurunan resistensi vaskuler perifer yang berdampak pada penurunan tekanan darah dan denyut nadi. Simpulan penelitian adalah terdapat manfaat Swedish massage pada lansia yang mengkonsumsi olahan TOGA saat pandemi covid-19 terhadap stress lansia.
Cite
CITATION STYLE
Naomi Parmila Hesti Savitri, & Wiwit Desi Intarti. (2021). MANFAAT ASUHAN SWEDISH MASSAGE PADA LANSIA YANG MENGKONSUMSI OLAHAN TOGA DI SAAT PANDEMI COVID-19 TERHADAP STRES LANSIA. Jurnal Ilmu Kebidanan Dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health), 12(2), 39–48. https://doi.org/10.52299/jks.v12i2.88
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.