Ider Bumi: Daya Tarik Pariwisata Budaya

  • YAZID H
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Banyuwangi, as the eastern gateway of Java Island, is rich in natural beauty and cultural heritage. One of the prominent celebrations is Ider Bumi, which serves as a symbol of the fusion of local traditions and Islamic values. This study aims to explore the potential of Ider Bumi as a cultural tourism attraction in Banyuwangi. The method used is qualitative analysis with a case study approach. The qualitative analysis approach with a case study was chosen in this study because the Ider Bumi celebration in Banyuwangi is a unique cultural phenomenon and has a deep local context, which requires a comprehensive and detailed understanding. The results of the study show that Ider Bumi not only maintains cultural traditions, but also attracts tourists with art performances, culinary specialties, and cultural parades. This celebration has succeeded in creating an authentic cultural experience for visitors, thus potentially increasing tourist visits to Banyuwangi. In conclusion, Ider Bumi can be used as a strategy for developing sustainable cultural tourism, by involving local communities and promoting the uniqueness of Banyuwangi culture. This research is expected to contribute to efforts to preserve culture while improving the regional economy through tourism.Banyuwangi, sebagai gerbang timur Pulau Jawa, kaya akan keindahan alam dan warisan budaya. Salah satu perayaan yang menonjol adalah Ider Bumi, yang berfungsi sebagai simbol perpaduan antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Ider Bumi sebagai daya tarik pariwisata budaya di Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan studi kasus, Pendekatan analisis kualitatif dengan studi kasus dipilih dalam penelitian ini karena perayaan Ider Bumi di Banyuwangi merupakan fenomena budaya yang khas dan memiliki konteks lokal yang mendalam, yang memerlukan pemahaman secara menyeluruh dan mendetail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ider Bumi tidak hanya mempertahankan tradisi budaya, tetapi juga menarik minat wisatawan dengan pertunjukan seni, kuliner khas, dan pawai budaya. Perayaan ini berhasil menciptakan pengalaman budaya yang otentik bagi pengunjung, sehingga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi. Kesimpulannya, Ider Bumi dapat dijadikan strategi pengembangan pariwisata budaya yang berkelanjutan, dengan melibatkan masyarakat lokal dan mempromosikan keunikan budaya Banyuwangi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pelestarian budaya sekaligus meningkatkan ekonomi daerah melalui pariwisata.

Cite

CITATION STYLE

APA

YAZID, H. (2025). Ider Bumi: Daya Tarik Pariwisata Budaya. Jurnal Penelitian Ilmu Pariwisata, 1(1), 10–20. https://doi.org/10.33862/jpip.v1i1.490

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free