Formulation of Antihyperpigmentation Cream from Pomegranate Extract (Punica granatum L.)

  • Magdalena B
  • Bardi S
  • Indriyanti W
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kulit buah delima (Punica granatum L.) diketahui memiliki kandungan asam elegat dan asam galat yang menghambat enzim tirosinase, serta punicalagin yang menghambat reaksi oksidasi L-tirosin dan L-DOPA dalam mekanisme pembentukan melanin sebagai penyebab dari hiperpigmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan krim antihiperpigmentasi yang mengandung ekstrak kulit buah delima. Metode penelitian meliputi ekstraksi kulit buah delima, formulasi sediaan krim antihiperpigmentasi, evaluasi fisik sediaan, pengujian aktivitas penghambatan tirosinase, pengujian cemaran mikroba, dan ujian iritasi sediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah delima dapat diformulasikan menjadi krim antihiperpigmentasi yang baik, efektif, dan aman. Namun, krim yang mengandung ekstrak kulit buah delima 1% menunjukkan ketidakstabilan fisik. Sediaan krim dengan berbagai konsentrasi ekstrak kulit buah delima (0,5% dan 1%) efektif menghambat enzim tirosinase dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 363 ppm dan 290 ppm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Magdalena, B. A., Bardi, S., Indriyanti, W., & Maelaningsih, F. S. (2016). Formulation of Antihyperpigmentation Cream from Pomegranate Extract (Punica granatum L.). Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 3(1), 17–25. https://doi.org/10.15416/ijpst.v3i1.7912

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free