HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN PERILAKU KESEHATAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DAERAH SLUM AREA SURABAYA (STUDI KASUS DI PUSKESMAS SIMOLAWANG)

  • Muhtarom M
  • Yudhastuti R
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diare disebabkan oleh infeksi mikroorganisme meliputi bakteri, virus, parasite, protozoa, dan penularannya secara fekal atau oral. Diare dapat mengenai semua kelompok umur baik balita, anak-anak dan orang dewasa dengan berbagai golongan sosial. Diare merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di kalangan anak- anak kurang dari 5 tahun. Data WHO menunjukkan diare masih menjadi penyakit tertinggi dan masih tersebar luas di seluruh negara berkembang, sebanyak 1,7 miliar kasus diare terjadi setiap  tahunnya dan menyebabkan sekitar 760.000 anak meninggal dunia setiap tahunnya. Jenis penelitian ini adalah obsevasional analitik, karena peneliti melakukan observasi pada yang diteliti berdasarkan kondisi di lapangan kemudian dilakukan analisis data dan dicari hubungan antar variabel penelitian dengan permasalahan kesehatan yang terjadi. Jumlah penduduk di wilayah UPTD Puskesmas Simolawang tahun 2023 sebanyak : 37.176 orang, dengan rincian Laki laki sebanyak 18.587 dan Perempuan sebanyak 18.588. Hasil penelitian dengan metode wawancara dan survey langsung ke lokasi dengan total sebanyak 30 responden Ibu Balita maka berdasarkan tabel yang sudah ada disebutkan warga simolawang khususnya Ibu Balita sudah cukup baik dalam penanganan Sanitasi Lingkungan di wilayahnya dengan begitu di harapkan akan terus konsisten dalam merujuk atau menjaga kualitas lingkungan nya agar terciptanya susasana yang asri dan di tengah hiruk pikuk nya Kota Surabaya yang sudah banyak sekali polusi yang disebabkan kendaraan bermotor.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhtarom, M. J., & Yudhastuti, R. (2025). HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN PERILAKU KESEHATAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DAERAH SLUM AREA SURABAYA (STUDI KASUS DI PUSKESMAS SIMOLAWANG). Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2), 4409–4416. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.44873

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free