IMPLEMENTASI MODERASI DAN INKLUSIVITAS BERAGAMA BAGI GEN-Z DI SMA BUDDHIS BODHICITTA MEDAN

  • Marbun E
  • Simanungkalit J
  • Purwasari A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The purpose of this activity is to strengthen the values of religious moderation and inclusivity among young generations, particularly students of SMA Buddhis Bodhicitta Medan, to become tolerant, open-minded individuals who appreciate diversity in a multicultural society. This activity responds to the need for character education that not only focuses on academic aspects but also develops social attitudes and humanitarian values essential for living together peacefully and harmoniously. The methods used involve an interactive and participatory approach through group discussions, interfaith guest lectures, role-playing simulations, and guided reflection sessions. This approach provides space for students to internalize experiences and values of tolerance and respect for differences in daily life. The results showed a significant increase in students’ awareness and openness toward religious and cultural differences, reflected in their active participation and reflective responses. The program also successfully created a more inclusive school climate, built safe and constructive dialogue spaces, and encouraged collaboration among students that strengthened solidarity and mutual respect. In conclusion, this structured and reflective character education program effectively shapes a young generation that upholds the values of tolerance, inclusivity, and peace. This model has great potential to be replicated in various educational institutions as a strategic effort to strengthen interreligious harmony and maintain national unity in pluralistic Indonesia.Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dan inklusifitas pada generasi muda, khususnya siswa SMA Buddhis Bodhicitta Medan, agar menjadi individu yang toleran, berpikiran terbuka, dan menghargai keberagaman di tengah masyarakat multikultural. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan pendidikan karakter yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademis, tetapi juga pengembangan sikap sosial dan nilai kemanusiaan yang penting untuk hidup berdampingan secara damai dan harmonis. Metode yang digunakan meliputi pendekatan interaktif dan partisipatif melalui diskusi kelompok, kuliah tamu lintas agama, simulasi bermain peran, serta sesi refleksi terbimbing. Pendekatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk menginternalisasi pengalaman dan nilai-nilai toleransi serta menghormati perbedaan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan keterbukaan siswa terhadap perbedaan agama dan budaya, yang tercermin dari partisipasi aktif dan tanggapan reflektif mereka. Program ini juga berhasil menciptakan iklim sekolah yang inklusif, membangun ruang dialog aman dan konstruktif, serta mendorong kolaborasi antar siswa yang memperkuat solidaritas dan rasa saling menghargai. Kesimpulannya, program pendidikan karakter yang terstruktur dan reflektif ini efektif membentuk generasi muda yang menjunjung tinggi nilai toleransi, inklusifitas, dan perdamaian. Model ini memiliki potensi besar untuk di replikasi di berbagai institusi pendidikan sebagai strategi dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama dan menjaga persatuan nasional Indonesia yang pluralistik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Marbun, E., Simanungkalit, J. C., Purwasari, A., Irfan, M., & Tondang, S. N. (2025). IMPLEMENTASI MODERASI DAN INKLUSIVITAS BERAGAMA BAGI GEN-Z DI SMA BUDDHIS BODHICITTA MEDAN. BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN, 8(1), 108–120. https://doi.org/10.25077/bina.v8i1.752

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free