Hipperealitas Sebagai Simbol Dakwah Santri Millenial Masa Pandemi Covid-19

  • Himawati U
  • Azizah N
  • Imron A
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Generasi millenial diartikan dengan generasi yang lahir antara tahun 1980-2000. Generasi ini memiliki ciri utama yakni meningkatnya penggunaan dan kedekatanya dengan media, komunikasi, dan teknologi digital. Dengan kondisi tersebut, peran santri sebagai penyebar nilai-nilai keislaman dan kedamaian di masyarakat luas harus memiliki bekal yang cukup dalam menggunakan media. Dari latar belakang tersebut di atas, pengabdian ini akan mengkaji “Hipperealitas Sebagai Simbol Dakwah Santri Millenial Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Pondok Pesantren Mahasiswa Se-Kota Semarang)”. Pengabdian ini bertujuan untuk memberi bekal kepada santri tentang etika dakwah di era digital dan bagaimana cara menyajikan media dakwah yang menarik dan dapat diakses oleh banyak orang. Di antara hasil dari pengabdian ini yakni: Pertama, Para Santri sudah optimal memanfaatkan ilmu agamnya untuk berdakwah di Medsos. Kedua, Para santri dapat menggunakan tekhnologi Medsos, mengedit video, dan membuat konten dakwah yang bermanfaat dengan tekhnologi pada Medsos.

Cite

CITATION STYLE

APA

Himawati, U., Azizah, N., & Imron, A. (2022). Hipperealitas Sebagai Simbol Dakwah Santri Millenial Masa Pandemi Covid-19. Journal of Education Research, 3(3), 119–124. https://doi.org/10.37985/jer.v3i3.87

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free