PRESIDEN DALAM ANALISA WACANA KRITIS PADA LAGU IWAN FALS MANUSIA SETENGAH DEWA

  • Darmoko P
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Musik merupakan sarana budaya yang hadir dalam masyarakat sebagai konstruksi dari realitas sosial yang dituangkan dalam bentuk lirik lagu. Pesan atau ide yang disampaikan melalui musik atau lagu biasanya memiliki keterkaitan dengan konteks historis. Muatan lagu tidak hanya sebuah gagasan untuk menghibur, tetapi memiliki pesan-pesan moral atau idealisme dan sekaligus memiliki kekuatan ekonomis. Salah satu musikus Indonesia, Iwan Fals merupakan salah satu sosok yang cukup konsisten dalam perjuangan menggugat pemerintah. Kritik-kritik pedas dan lugas selalu dilontarkan dalam setiap karyanya. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, diantaranya adalah lagu Manusia Sengah Dewa. Tulisan ini bermaksud membedah salah satu lagu yang berkesan begitu dalam menumpahkan harapan pada seorang presiden, yaitu lirik lagu “Manusia setengah Dewa” tersebut melalui analisa wacana kritis

Cite

CITATION STYLE

APA

Darmoko, P. D. (2019). PRESIDEN DALAM ANALISA WACANA KRITIS PADA LAGU IWAN FALS MANUSIA SETENGAH DEWA. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(1). https://doi.org/10.30738/sosio.v5i1.3657

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free