Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan berpikir kritis siswa dan keterampilan Komunikasi yang belum berkembang secara maksimal dalam proses pembelajaran. Selama ini, pelaksanaan pembelajaran didominasi dengan penggunaan metode ceramah yang kegiatannya lebih terpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa sampelnya kelas V dengan jumlah 41 siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes, lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data diperoleh angket hasil penelitian sebagai berikut: (1) siswa masih mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan yang membutuhkan proses analisis. (2) siswa masih belum dapat mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan lingkungan sekitar; (3) siswa masih cenderung menerima pendapat dari guru atau teman tanpa adanya keinginan untuk memberikan kritik, saran atau bertanya pada saat diskusi; (4) siswa belum bisa berdiskusi aktif dalam proses pembelajaran (5) siswa masih malu untuk bertnya dan menjawab persoalan secra maksimal., sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk mejawab permasalahn di atas perlu suatu strategi yaitu strategi pembelajaran aktif tipe peer lesson dapat diterapkan sebagai salah satu strategi dalam pembelajaran Ilmu Pengtahuan Alam pada Materi Siklus Air karena berdasarkan dokumtasi dari hasil belajar siswa menytakan materi ini sangat sulit untuk difahami oleh siswa.
Cite
CITATION STYLE
ARMIA, Rian Vebrianto, & Muhammad Sahlan. (2020). STRATEGI STRATEGI PEER LESSONS SOLUSI TERHADAP MASALAH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH MUHAMMADIYAH. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 126–134. https://doi.org/10.21009/jpd.v11i1.14103
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.