Kurikulum dalam Perspektif Imam al-Ghazali dan Relevansinya dengan Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran PAI pada Kurikulum Merdeka

  • Hanafie I
  • Khojir K
N/ACitations
Citations of this article
182Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Kurikulum pendidikan Islam dalam perjalanannya senantiasa mengalami perkembangan yang cukup siginifikan meskipun jaman terus berubah. Namun demikian jejak-jejak historis kurikulum pendidikan Islam masih tetap tampak benang merahnya dengan pemikiran para tokoh terdahulu. Patut kita gali dan lestarikan pada sisi-sisi yang masih masih memiliki relevansi dengan kondisi kekinian. Peneitian ini bertujuan untuk menguraikan relevansi antara Kurikulum Merdeka pada Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran PAI dengan pemikiran pendidikan dalam perspektif al-Ghazali. Untuk tujuan penelitian ini, digunakan penelitian pustaka dengan pendekatan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Islam Imam al-Ghazali tentang kurikulum pendidikan Islam sangat relevan dengan konsep Kurikulum Merdeka, di mana relevansinya tampak pada adanya Trilogi Hubungan, yaitu: hubungannya dengan nilai Ketuhanan, Kemanusiaan dan Kealaman pada desain kurikulum hasil pemikiran al-Ghazali dengan Capaian Pembelajaran (CP) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Kurikulum Merdeka.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hanafie, I., & Khojir, K. (2023). Kurikulum dalam Perspektif Imam al-Ghazali dan Relevansinya dengan Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran PAI pada Kurikulum Merdeka. DAYAH: Journal of Islamic Education, 6(1), 60. https://doi.org/10.22373/jie.v6i1.15947

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free