Abstract
ABSTRAK Pegas daun merupakan salah satu komponen utama dalam sistem suspensi pada sebuah kendaraan. Apabila terjadi kerusakan pada pegas daun tersebut dampak yang dihasilkan dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan faktor penyebab terjadinya kegagalan pada pegas daun bus dengan kapasitas 7 ton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian metalografi menggunakan ASTM E 3 dan ASTM E 112, pengujian kekerasan dilakukan dengan standar kekerasan ASTM E 92 dan SNI 19-0409-1989, dan pengujian komposisi kimia menggunakan uji ASTM A 751. Hasil pengujian makro pada pegas daun yang mengalami patah berada di sebelah kiri dengan lebar 80 mm dan panjang 100 mm, hasil pengujian mikrostruktur pada patahan terlihat adanya Sulphide Stress Cracking (SSC) dan terbentuk martensit halus serta austenite sisa berwarna putih. Sedangkan hasil uji komposisi kimia menunjukkan adanya penurunan unsur kimia Cr sebesar 0,11% dan unsur kimia C sebesar 0,075%. Hal ini disebabkan oleh kelelahan material akibat pembebanan dinamis. Kata Kunci : Pegas daun, analisis kerusakan, metalografi, kekerasan, komposisi kimia
Cite
CITATION STYLE
Basori, Asmawi, & Togar Pasaribu. (2019). ANALISIS KEGAGALAN PEGAS DAUN KENDARAAN BUS DENGAN KAPASITAS 7 TON. Jurnal Konversi Energi Dan Manufaktur, 6(1), 13–21. https://doi.org/10.21009/jkem.6.1.4
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.