Abstract
Pada rimpang tanaman kecur (Kaempferia galanga L.) terdapat senyawa etil p- metoksisinamat yang memiliki aktivitas-aktivitas farmakologis diantaranya sebagai analgesik dan antiinflamasi serta berpotensi sebagai tabir surya. Etil p-metoksisinamat dapat diisolasi dengan mudah dengan hasil rendemen yang relatif tinggi sehingga sangat berpotensi dijadikan sumber bahan obat alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji toksisitas akut senyawa etil p-metoksisinamat yang disolasi dari rimpang kencur. Serbuk rimpang kencur diekstrak menggunakan pelarut n-heksan sebanyak 4 kali. Etil p- metoksisinamat diidentifikasi dan diisolasi dari ekstrak dengan metode uji jarak lebur dan analisis KLT. Dari hasil uji didapatkan nilai jarak lebur p-metoksisinamat adalah 4848,5C dan dari hasil analisis KLT dengan fase gerak metanol : aseton (2:1) didapatkan bahwa etil p-metoksisinamat memiliki nilai Rf : 0,68. Hasil analisis spektrofotometri UV- VIS senyawa etil p-metoksisinamat dalam pelarut metanol memberikan spektrum dengan serapan maksimum masing-masing pada 307,0 nm dan 226,0 nm. Uji toksisistas akut dilakukan dengan menghitung nilai kisara median lethal dose (LD50) senyawa etil p- metoksisinamat yang diberikan secara oral terhadap kelompok-kelompok tikus uji dengan variasi dosis 50, 100, 500, 1000 dan 2.000 mg/Kg BB. Hasil uji menunjukan bahwa nilai median LD50 dicapai pada pemberian dosis 3.652 mg/Kg BB. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa senyawa etil p-metoksisinamat termasuk senyawa obat baru dengan kategori toksik sedang.Kata Kunci: Kencur, etil p-metoksisinamat, toksisitas akut, LD50
Cite
CITATION STYLE
Nurmala, S. (2017). UJI TOKSISITAS AKUT SENYAWA ETIL p-METOKSISINAMAT YANG DIISOLASI DARI RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L). FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi, 7(2), 30–33. https://doi.org/10.33751/jf.v7i2.774
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.