Prediksi Peningkatan Debit Puncak Sungai Serayu Berdasarkan Perubahan Penggunaan LahanPrediksi Peningkatan Debit Puncak Sungai Serayu Berdasarkan Perubahan Penggunaan Lahan

  • Marhendi T
  • Pramono A
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perubahan penggunaan lahan yang tidak sesuai kaidah konservasi dapat mengurangi tingkat resapan air tanah dan dapat meningkatkan puncak banjir. Daerah Aliran Sungai Serayu Hulu, sejak tahun 2011-2016 terus mengalami perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan menggunakan ArcGIS.10.3. Perubahan penggunaan lahan yang digunakan antara tahun 2011-2016 dengan prediksi perubahan antara 2017 – 2026. Analisis prediksi dilakukan menggunakan model persamaan statistika. Prediksi debit puncak di dianalisis pada titik kontrol Bendung Gerak Serayu untuk mengetahui perubahan debit puncak antara tahun 2017 – 2026. Hasil analisis menunjukan perubahan penggunaan lahan untuk kawasan vegetasi tahun 2011 – 2016 mengalami penurunan sebesar 9,46%, sedangkan bukan vegetasi mengalami kenaikan sebesar 44,46%.. Hasil prediksi debit puncak di titik kontrol Bendung Gerak Serayu pada tahun 2017 – 2026 relatif mengalami kenaikan, yaitu: Q2017 = 655,55 m3/s, Q2018 = 675,90 m3/s, Q2019 = 693,85 m3/s, Q2020 = 709,91 m3/s, Q2021 = 724,43 m3/s, Q2022 = 737,69 m3/s, Q2023 = 749,89 m3/s, Q2024 = 761,18 m3/s, Q2025 = 771,70 m3/s, Q2026 = 781,53 m3/s.

Cite

CITATION STYLE

APA

Marhendi, T., & Pramono, A. A. (2019). Prediksi Peningkatan Debit Puncak Sungai Serayu Berdasarkan Perubahan Penggunaan LahanPrediksi Peningkatan Debit Puncak Sungai Serayu Berdasarkan Perubahan Penggunaan Lahan. JRST (Jurnal Riset Sains Dan Teknologi), 3(1), 19. https://doi.org/10.30595/jrst.v3i1.3048

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free