Peningkatan Nilai Ekonomis Buah Kelapa dengan Pembuatan Nata de Coco dari Air Kelapa di Desa Morella

  • Rahayu R
  • Sutapa I
  • Bandjar A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Maluku memiliki banyak potensi sumber daya alam khususnya dalam bidang pertanian seperti tanaman perkebunan. Salah satu tanaman perkebunan palawija yang memiliki arti strategi bagi bangsa Indonesia adalah kelapa (Cocos Nucifera L.). Masyarakat Maluku selama ini komoditas kelapa baru sebatas dimanfaatkan pada produk primernya saja dalam bentuk kelapa segar maupun kopra untuk bahan baku minyak goreng. Hasil samping dan limbah belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga belum dapat dihasilkan nilai tambah yang berarti secara ekonomi. Oleh karena itu, sebagai bentuk implementasi dari tugas Tridarma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian, maka jurusan Kimia FMIPA Unpatti tergerak untuk memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat desa Morella dalam pengembangan pengolahan limbah air kelapa menjadi Nata de Coco sehingga dapat memberikan manfaat dari segi perekonomian terhadap masyarakat desa. Pemanfaatan limbah air kelapa dilakukan dengan menambahkan mikroba acetobacter xylinum yang berfungsi sebagai starter pembentukan nata de coco. Pembuatan nata de coco dari air kelapa menjadi bahan tambahan pengetahuan dan informasi yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat desa Morella untuk mengahsilkan produk bernilai ekonomi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahayu, R., Sutapa, I. W., Bandjar, A., Latupeirissa, J., Gaspersz, N., & Pattiasina, P. M. (2023). Peningkatan Nilai Ekonomis Buah Kelapa dengan Pembuatan Nata de Coco dari Air Kelapa di Desa Morella. Innovation for Community Service Journal, 1(2), 37–41. https://doi.org/10.30598/icsj.v1i2.10625

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free