Fluktuasi Total Padatan Tersuspensi (Total Suspended Solid) dan Kekeruhan di Selat Lombok

  • Sinaga B
  • Suteja Y
  • Dharma I
N/ACitations
Citations of this article
185Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Total padatan tersuspensi (Total Suspended Solid) adalah partikel-partikel atau komponen hidup (biotik) seperti fitoplankton, zooplankton, bakteri, fungi, ataupun komponen mati (abiotik) seperti detritus dan zat padat (pasir, lumpur, dan tanah liat) yang tersuspensi dalam air. Total padatan tersuspensi berkaitan dengan kekeruhan. Oleh karena itu, kekeruhan dan total padatan tersuspensi dapat dijadikan sebagai parameter kualitas air yang bisa menentukan apakah kondisi perairan tersebut baik atau tidak. Selat Lombok merupakan perairan semi tertutup yang dipengaruhi oleh pengaruh lokal seperti masukan dari sungai. Hal ini tentunya akan mempengaruhi total padatan tersuspensi yang terdapat pada perairan Selat Lombok. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2017. Pengambilan sampel lapangan dilaksanakan di Perairan Selat Lombok yang berada pada titik 116°1'18"BT, 8°34'12"LS. Waktu pengambilan sampel dilakukan selama 1 x 24 jam, di mulai pada tanggal 3 November sampai 4 November 2017. Dari hasil yang didapatkan, TSS pada Perairan Selat Lombok mengalami fluktuasi. Konsentrasi TSS tertinggi didapatkan di kedalaman 0 saat kondisi perairan pasang menuju surut. Konsentrasi TSS terendah didapatkan saat kondisi surut menuju pasang. Nilai konsentrasi kekeruhan pada kedalaman 5 – 10-meter berkisar antara 0-0,2 NTU. Hubungan kekeruhan dan total padatan tersuspensi berbeda tiap kedalamannya. Pola sebaran vertikal kekeruhan pada penelitian ini menunjukkan hasil yang signifikan antara permukaan dan dasar perairan. Nilai kekeruhan semakin mengecil seiring dengan bertambahnya kedalaman dan waktu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sinaga, B. B., Suteja, Y., & Dharma, I. G. B. S. (2020). Fluktuasi Total Padatan Tersuspensi (Total Suspended Solid) dan Kekeruhan di Selat Lombok. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 6(2), 238. https://doi.org/10.24843/jmas.2020.v06.i02.p11

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free