Strategi Recovery Plan Teknologi Informasi di Perguruan Tinggi Menggunakan Framework NIST SP 800-34

  • Suhartono D
  • Isnaini K
N/ACitations
Citations of this article
83Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Suatu organisasi memerlukan sumber daya yang memadai dan mendukung, seperti informasi yang harus dijaga serta dilindungi dari berbagai macam bencana maupun ancaman. Ancaman yang menyerang suatu sistem pun masih banyak terjadi khususnya pada sistem yang krusial. Risiko-risiko yang dapat terjadi adalah kerusakan fisik dari server maupun gangguan jaringan sehingga membutuhkan rancangan penanganan bencana menggunakan DRP. Perencanaan pemulihan risiko atau disebut sebagai Disaster Recovery Planning (DRP) merupakan mekanisme atau sebuah perencanaan yang dilakukan sebagai pemulihan dari bencana yang terjadi. Strategi Recovery Plan dibuat berdasarkan kerangka kerja NIST (National Institute of Standard and Technology) SP 800-34 terdiri dari Risk Assesment, Business Impact Analysis (BIA), Recovery Strategy, Testing, dan Plan Documentation. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan dokumen Disaster Recovery Plan dapat membantu memulihkan sistem informasi apabila terjadi suatu bencana berdasarkan tingkat prioritas risiko dampak yang terjadi. Urutan tingkat prioritasnya antara lain Website Student dengan nilai 100% dan masing-masing 67% untuk E-Learning; Absensi Perkuliahan; dan Smart Dosen.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suhartono, D., & Isnaini, K. N. (2021). Strategi Recovery Plan Teknologi Informasi di Perguruan Tinggi Menggunakan Framework NIST SP 800-34. MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika Dan Rekayasa Komputer, 20(2), 261–272. https://doi.org/10.30812/matrik.v20i2.1097

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free