Komunikasi Terapeutik Terhadap Anak Yang Takut Berobat Gigi

  • Nera
  • Khairunnisa M
  • Askya R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan dan metode kepustakaan (library research), Studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan menjadi serangkaian kegiatan yang berkenaan menggunakan metode pengumpulan data pustaka, membaca serta mencatat serta mengolah bahan penelitian. Adapun isi materi yang disajikan adalah komunikasi yang efektif terhadap anak yang takut berobat gigi. Kebanyakan orang, bahkan mungkin kita sendiri, menomor duakan kondisi kesehatan gigi terutama terjadi kepada anak anak yang takut terhadap perobatan gigi. Presepsi negative anak terhadap perobatan gigi dapat menimbulkan rasa takut yang dapat menyebabkan anak menolak perawatan gigi. Hal ini dapat pula karena pengalaman anak sebelum mendapatkan perawatan gigi atau berkunjung kedokter gigi, pengaruh lingkungan, pengaruh sikap orang tua atau keluarganya terhadap diri mereka. Dunia kesehatan semakin mengutamakan adanya komunikasi dalam metode penyembuhan yang dapat menunjang kesembuhan para pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian komunikasi terapeutik terhadap anak yang takut berobat gigi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nera, Khairunnisa, M., Askya, R., & Rahmawati, I. (2023). Komunikasi Terapeutik Terhadap Anak Yang Takut Berobat Gigi. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 123–130. https://doi.org/10.71456/jik.v1i2.256

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free